TSd6GpM0GUA0BUWlBSG7BSz6BY==
Breaking
News

Lewat Lomba Mancing Forwakum, Ketum Ajak Wartawan Belajar Sabar dan Fokus, Zamzam Siregar: Mancing Ajarkan Kesabaran dan Soliditas Wartawan Hukum

Font size
Print 0

 


 

 

Ketum dan Sekjend Forwakum berswafoto (bersama) para pememnag lomba, Sabtu (7/2/2026)

Jakarta, MTV.co.id – Heri Dermawan berhasil meraih juara pertama dalam lomba memancing yang digelar oleh Forum Komunikasi Wartawan Hukum (Forwakum). Lomba mancing bertajuk “Gas Strike” dengan tagline “Tarik Senarnya, Jaga Soliditas” itu berlangsung di Pemancingan Tentara Langit, Komplek TNI AU Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).


Dalam perlombaan tersebut, tercatat lima peserta berhasil mendapatkan masing-masing empat ekor ikan emas. Namun setelah dilakukan penimbangan, Heri Dermawan atau yang akrab disapa Heri D keluar sebagai Juara Umum dengan total berat ikan tertinggi.

Heri D tampak sumringah saat namanya diumumkan sebagai pemenang. Ia berhak membawa pulang hadiah utama berupa uang tunai sebesar Rp3 juta, setelah berhasil mengumpulkan empat ekor ikan, terdiri dari tiga ikan berukuran sedang dan satu ikan berukuran jumbo.

Sementara itu, tiga peserta lainnya juga berhasil mendapatkan empat ekor ikan dengan berat yang sama, yakni 2,10 kilogram, sedangkan satu peserta memperoleh empat ekor ikan dengan total berat 2 kilogram. Berdasarkan hasil penimbangan tersebut, panitia memutuskan untuk menggabungkan posisi Juara II dan III, yang akhirnya diraih oleh tiga peserta sekaligus.

Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Ketua Umum Forwakum, Zamzam Siregar, kepada juara pertama. Sementara hadiah untuk juara II dan III diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Forwakum yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Iskandar, dari Beritabuana.com (BBC).

Untuk diketahui, kegiatan lomba mancing ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, sekaligus menjadi ajang mempererat kebersamaan dan solidaritas antarwartawan yang tergabung dalam berbagai kelompok kerja (Pokja).

Ketua Panitia Pelaksana, Iskandar, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti acara hingga selesai. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata soal kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi dan sarana memperkuat soliditas antarwartawan hukum.

“Pada kegiatan kali ini, Forwakum mengundang sekitar 30 Pokja untuk ikut serta meramaikan perlombaan. Setiap peserta yang berhasil mendapatkan ikan diperbolehkan membawa pulang hasil pancingannya. Selain itu, panitia juga menyiapkan hadiah dengan nominal yang cukup besar bagi para pemenang,” ujar Iskandar.

Sementara itu, Ketua Umum Forwakum, Zamzam Siregar, turut mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba mancing tersebut. Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum meraih juara agar tetap semangat, karena setidaknya masih bisa membawa pulang hasil pancingan.

“Yang terpenting bukan soal menang atau kalah, tetapi kebersamaan dan soliditas kita sebagai insan pers tetap terjaga,” kata Zamzam.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan ikut memeriahkan kegiatan hingga akhir, sehingga lomba mancing Forwakum dalam rangka HPN 2026 berlangsung sukses, meriah, dan penuh keakraban.

Ketua Umum Forwakum Zamzam Siregar tidak hanya memberikan ucapan selamat kepada para pemenang, tetapi juga menyampaikan pesan filosofis tentang makna kegiatan memancing bagi kehidupan insan pers.

Menurut Zamzam, memancing bukan sekadar aktivitas rekreasi atau perlombaan, melainkan sarat dengan nilai-nilai kehidupan. Ia menyebut, filosofi memancing mengajarkan kesabaran, fokus, dan kerendahan hati dalam menghadapi ketidakpastian.

“Dalam memancing, kita belajar bahwa hasil terbaik membutuhkan proses panjang, pengorbanan, dan ketekunan. Ibarat melempar umpan dan menunggu, tidak semua bisa instan. Ada saatnya berhasil, ada saatnya pulang dengan tangan kosong, dan itu harus diterima dengan lapang dada,” ujar Zamzam.

Ia menambahkan, memancing juga menjadi sarana refleksi diri dan meditasi alam, sekaligus melatih manajemen emosi, terutama bagi wartawan yang sehari-hari dihadapkan pada tekanan kerja, dinamika lapangan, dan tuntutan profesionalisme.

“Lewat kegiatan seperti ini, kita diingatkan untuk tetap tenang, tidak mudah emosional, serta menjaga keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi. Inilah esensi kebersamaan yang ingin terus kami rawat di Forwakum,” pungkas Zamzam. (Muzer)

 

 

Lewat Lomba Mancing Forwakum, Ketum Ajak Wartawan Belajar Sabar dan Fokus, Zamzam Siregar: Mancing Ajarkan Kesabaran dan Soliditas Wartawan Hukum
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully