![]() |
| Kajati Kaltim Supardi Resmi Luncurkan Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum 2026 |
Kal-Tim, MTV.co.id– Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan
Timur, Assoc. Prof.
Dr. Supardi, S.H., M.H., secara
resmi membuka kegiatan Launching Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tahun 2026
untuk jenjang SMA/SMK/MA/SLB negeri dan swasta se-Kalimantan Timur.
Kegiatan tersebut
dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026, bertempat di Ruang Kersik Luway Lantai
4 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, dan dihadiri oleh
berbagai unsur pemerintah, pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya.
Dalam
sambutannya, Kajati Kaltim menegaskan pentingnya program Duta Pelajar Sadar
Hukum sebagai upaya strategis dalam membangun kesadaran hukum sejak dini di
kalangan generasi muda.
Menurut Supardi,
melalui kegiatan ini diharapkan akan lahir pelajar-pelajar yang tidak hanya
memahami hukum, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan (agent of change) dan
teladan (role model) di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Ke depan, para
duta pelajar sadar hukum ini diharapkan dapat menularkan nilai-nilai positif
dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, sehingga ketertiban dan
ketenteraman umum dapat terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan
launching ini turut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Kalimantan Timur, yakni
Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Arih Frananta Filifus Sembiring, serta Plt.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Armin.
Selain itu, hadir
pula Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur Asep Juanda, Sekretaris
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Rahmad Ramadhan,
Asisten Intelijen Kejati Kaltim Abdul Muis Ali, serta Kepala Kejaksaan Negeri
Samarinda Haedar.
Partisipasi juga
datang dari para Kepala Kejaksaan Negeri se-Kalimantan Timur yang diwakili oleh
para Kasi Intelijen, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Ketua MKKS, para kepala
sekolah, perwakilan Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, serta perwakilan
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Melalui kegiatan
ini, Supardi berharap sinergi antara Kejaksaan, pemerintah daerah, dan dunia
pendidikan dapat terus diperkuat dalam rangka menciptakan generasi muda yang
sadar hukum, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
(Muzer)

0Comments