Sokong JWITF 2026, Disparekraf DKI Fasilitasi City Tour dan Jamuan Bisnis Delegasi Global



Jakarta, MTV.co.id -  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jakarta Wonderful Indonesia Tourism Fair (JWITF) 2026. Sebagai bagian dari rangkaian acara, dukungan berupa city tour yang digelar pada hari Rabu (14/10/2026), kemudian welcome dinner bagi para peserta yang digelar di House of Tugu pada hari Kamis (15/10/2016) dan networking dinner di Hotel Borobudur pada hari Jumat (16/10/2016).



JWITF 2026 merupakan pameran pariwisata B2B yang berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta. Acara ini terselenggara atas kolaborasi antara Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Kementerian Pariwisata, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.



Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, menjelaskan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi DKI dalam JWITF 2026 mencakup penyediaan sewa lahan di JIExpo, kegiatan familiarization trip atau city tour, jamuan networking dinner, serta keterlibatan Abang None Jakarta . “Kehadiran Jakarta dalam forum JWITF menjadi kesempatan untuk mempertemukan pelaku industri, memperluas jejaring bisnis, dan membuka peluang kerja sama dengan buyers, sellers, serta pemangku kepentingan pariwisata dari berbagai pasar,” ujar Andhika.



Rangkaian acara diawali dengan city tour di kawasan Kota Tua. Para peserta yang terdiri dari tour operator dan travel agent mancanegar, diantaranya Filipina, Tiongkok, Arab Saudi, Jepang, India, Yunani, Malaysia, Taiwan, Aljazair, Bangladesh, Nigeria, Korea Selatan, Kroasia, hingga Thailand, diajak mengenal Jakarta secara langsung, mulai dari destinasi wisata unggulan, kekayaan budaya, produk pariwisata, hingga berbagai pengalaman perkotaan yang ditawarkan ibu kota . Kota Tua dipilih sebagai bagian dari upaya memperkenalkan warisan budaya Jakarta kepada pasar internasional. Setelah itu, para delegasi juga diajak mengelilingi sudut-sudut ikonik ibu kota menggunakan bus wisata khusus dengan pengalaman open dining. Sepanjang perjalanan keliling Jakarta, para delegasi disuguhkan pemandangan lanskap kota (cityscape) modern sembari menikmati sajian kuliner khas di atas bus.



Pada hari yang berbeda, diselenggarakan jamuan makan malam di House of Tugu dan Hotel Borobudur, yang merupakan hotel ikonik di Jakarta. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para buyer dan exhibitor untuk mempererat hubungan bisnis dalam suasana yang santai.

JWITF 2026 mengusung tema “GLOBAL CULTURED CITY: The Gateway to Indonesia's Tourism Future” dengan semangat “Connecting Markets. Creating Impact”. Pameran ini menargetkan 150–200 exhibitors dan 200–300 buyers, mencakup tour operator, travel agent, hotel, maskapai, MICE provider, hingga perusahaan teknologi perjalanan .



Sebagai bagian dari rangkaian “Menuju 5 Abad Jakarta”, keikutsertaan Jakarta dalam JWITF 2026 semakin memperkuat posisi ibu kota sebagai gateway sekaligus hub bagi pariwisata Indonesia. “Melalui WITF di Jakarta, berbagai destinasi dan pelaku industri dari seluruh Indonesia dapat bertemu langsung dengan pasar internasional. Penyelenggaraan JWITF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang transaksi bisnis semata, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional. City Tour serta Networking Dinner di Kota Tua dan Hotel Borobudur menjadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan pengalaman pariwisata yang autentik, berkualitas, dan berdaya saing di mata pasar global” ungkap Lucky Wulandari selaku Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.



“Ke depan, sinergi lintas sektor ini diharapkan terus berlanjut guna memperkuat posisi Jakarta sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan dan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Jakarta dan Indonesia secara luas” tutup Ervienia Oryza, Ketua Subkelompok Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.

 

Post a Comment

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال