SOLOK – Menjelang upacara penutupan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130, Satgas Kodim 0309/Solok bersama masyarakat Nagari Paninggahan melaksanakan aksi gotong royong di Lapangan Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, pada Minggu (08/11/2026). Kegiatan ini difokuskan untuk membersihkan dan merapikan area lapangan yang akan dijadikan lokasi utama upacara penutupan.
Sejak pagi hari, prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD bersama pemuda, tokoh masyarakat, dan warga setempat bahu-membahu membersihkan rumput liar dengan membabat agar terlihat rapi dan bersih. Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat begitu terasa, mencerminkan suksesnya jalinan sosial selama satu bulan pelaksanaan program kemanusiaan ini di Nagari Paninggahan.
Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok, Letkol Inf Sugeng Riyadi, melalui Perwira Pengawas (Pawas) di lapangan menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini merupakan bagian dari persiapan akhir materi fisik maupun non-fisik menjelang penutupan resmi.
"Lapangan ini akan menjadi pusat sejarah selesainya pengabdian TMMD ke-130 di wilayah Solok. Gotong royong hari ini bukan sekadar membersihkan tempat upacara, tetapi menjadi simbol kuatnya ikatan emosional dan kemanunggalan yang telah terbangun erat antara prajurit TNI dan masyarakat Paninggahan selama program berlangsung," ujarnya.
Senada dengan itu, Wali Nagari Paninggahan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI. Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD ke-130 tidak hanya membawa perubahan signifikan pada infrastruktur nagari—seperti akses jalan, sarana air bersih, dan renovasi rumah—tetapi juga menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa.
Hingga siang hari, area Lapangan Nagari Paninggahan tampak bersih, rapi, dan siap digunakan untuk menyambut kedatangan para pejabat daerah serta komando atas yang dijadwalkan hadir pada upacara penutupan.
