TSd6GpM0GUA0BUWlBSG7BSz6BY==
Breaking
News

Toton Rasyid Dorong Gerakan ANANDA BERSINAR, Jawa Tengah Targetkan Bersih Narkoba

Font size
Print 0

 



Semarang, MTV.co.id — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah Toton Rasyid, S.H., M.H. menegaskan komitmennya memperkuat perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Jawa Tengah. Ia menyebut ancaman narkoba di wilayah tersebut masih tergolong tinggi dan membutuhkan langkah kolaboratif lintas sektor yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Menurut Toton, pola peredaran narkoba kini semakin kompleks karena memanfaatkan media sosial serta menyasar generasi muda. Kondisi ini menuntut pendekatan yang tidak hanya represif, tetapi juga preventif dan edukatif.

“Permasalahan narkoba tidak bisa ditangani secara sektoral. Ini membutuhkan kerja bersama yang solid, konsisten, dan saling menguatkan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat,” tegas Toton dalam keterangan resminya usai melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis (26/2/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Toton memaparkan kondisi terkini peredaran narkoba di Jawa Tengah sekaligus menyampaikan strategi penguatan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Ia menekankan pentingnya penguatan pencegahan berbasis keluarga dan masyarakat sebagai benteng pertama melindungi generasi muda.

Salah satu program unggulan yang didorong Toton adalah ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai Dari Anak). Program ini menjadi pendekatan baru yang lebih humanis dan edukatif, dengan menempatkan keluarga sebagai pusat ketahanan sosial.

“ANANDA BERSINAR adalah gerakan membangun kesadaran sejak dini. Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan berkarakter Pancasila tanpa terpapar narkoba,” ujarnya.

Selain itu, Toton juga mengoptimalkan pengembangan Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) sebagai strategi membangun sistem deteksi dini di tingkat akar rumput. Melalui desa dan kampung yang aktif melakukan pencegahan, ia berharap tercipta lingkungan sosial yang tangguh terhadap infiltrasi jaringan narkotika.

Dalam audiensi tersebut, Toton juga menyampaikan rencana penguatan layanan rehabilitasi, termasuk pengembangan klinik rawat inap di lingkungan BNNP Jawa Tengah guna memastikan penanganan korban penyalahgunaan narkoba dilakukan secara komprehensif.

Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis BNNP Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap bersinergi dan menggerakkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah untuk memperkuat pencegahan di tingkat kabupaten dan kota.

Bagi Toton, kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk mempercepat terwujudnya Jawa Tengah Bersinar. Ia menegaskan, perang melawan narkoba bukan sekadar penegakan hukum, melainkan gerakan bersama menjaga masa depan generasi muda.

“Ini tentang melindungi anak-anak kita dan memastikan pembangunan sumber daya manusia berjalan tanpa ancaman narkoba. Jawa Tengah harus menjadi contoh daerah yang kuat, sehat, dan bebas dari narkoba,” pungkasnya. (Muzer)

Toton Rasyid Dorong Gerakan ANANDA BERSINAR, Jawa Tengah Targetkan Bersih Narkoba
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully