Sunatan Massal untuk Sahabat Disabilitas peringati HUT ke-499 Kota Jakarta
foto : ki-ka Aldi Taher -selebritas, bersama drg. Yulia Jayaputri Muslim Taher, M.H.FICD., Ketua LMH Universitas Jayabaya sekaligus pengurus Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia (YaSDI), kemudian Suty Karno- Selebritas sekaligus Pembina YaSDI, Kumala I. Suryo Ketua YPAC dan dr. Sri Mulyani dari RS. Hermina Daan Mogot dalam acara "Sunatan Massal untuk Sahabat Disabilitas " yang diprakarsai oleh Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia (YaSDI), bekerja sama dengan Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) dan RS Hermina Daan Mogot, Sabtu (27/6/2026).
Jakarta || MTV.CO -Universitas Jayabaya melalui Lembaga Marketing dan Humas Jayabaya (LMH) turut serta aktif dalam kegiatan sosial " Sunatan Massal untuk Sahabat Disabilitas " yang diprakarsai oleh Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia (YaSDI), bekerja sama dengan Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) bersama RS. Hermina Daan Mogot, Jakarta.
Kegiatan Sosial dengan tagline "Sunatan Massal 2.0" ini gratis untuk 100 peserta anak-anak penyandang disabilitas yang dilaksanakan pada Hari Sabtu (27/6/2026) di klinik kesehatan YPAC, Jalan Hang Lekieu III No.19 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Hadir dalam acara ini Pembina dari Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia (YaSDI) Suty Karno, Ketua LMH Universitas Jayabaya drg. Hj. Yulia Jayaputri Muslim Taher, M.H, FICD., yang juga pengurus YaSDI, dan Kumala I. Suryo Ketua YPAC, bersama dr. Sri Mulyani dari RS. Hermina Daan Mogot, dan tidak ketinggalan hadir Aldi Taher yang dikenal luas sebagai artis multi talenta.
Dalam rangka menyambut HUT ke-499 Kota Jakarta, Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia (YaSDI) bersama YPAC Jakarta dan RS Hermina Daan Mogot menyelenggarakan Program Sunatan Massal Sahabat Disabilitas 2.0 pada Sabtu, 27 Juni 2026 di Klinik Utama YPAC Jakarta "Armis Soemarno", Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Program ini menargetkan 100 peserta penyandang disabilitas usia 3-18 tahun dari berbagai ragam disabilitas, termasuk cerebral palsy, autisme, down syndrome, disabilitas intelektual, sensorik, fisik, maupun disabilitas ganda.
Pembina YaSDI, Suty Karno, menyampaikan bahwa masih banyak keluarga penyandang disabilitas yang menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan sirkumsisi karena faktor biaya, fasilitas, maupun kebutuhan penanganan.
"Anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan bermartabat. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan layanan yang lebih ramah, inklusif, dan mudahkhusus. djangkau keluarga," ujar Suty Karno.
Acara Sunatan Massal untuk anak-anak penyandang disabilitas ini juga dihadiri dan dihibur oleh artis Aldi Taher.
![]() |
| Aldi Taher mendukung Sunatan Massal untuk Sahabat Disabilitas |
Sunatan Massal bagi anak-anak disabilitas ini membuktikan bahwa setiap individu tanpa terkecuali memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesehatan dan kesejahteraan yang optimal.
Kegiatan ini juga merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian banyak pihak, termasuk Universitas Jayabaya yang turut berkontribusi, diwakili oleh drg. Hj. Yulia Jayaputri Muslim Taher selaku Ketua LMH Universitas Jayabaya.
Terlaksananya kegiatan ini juga atas kerjasama para donatur, para relawan dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak penyandang disabilitas. (Red/ Teuku Hendrawansyah)



























Post a Comment