Bawaslu Campus Connect Hadir di Universitas Jayabaya, Dorong Generasi Digital ikut Wujudkan Demokrasi Transparan

 


Bawaslu Campus Connect Hadir di Universitas Jayabaya, Dorong Generasi Digital Turut Wujudkan Demokrasi Transparan




Jakarta || MTV.CO.ID-  Universitas Jayabaya menjadi tuan rumah kegiatan Bawaslu Campus Connect yang mengusung tema "Generasi Digital, Demokrasi Transparan". 

Event ini digelar di ruang Auditorium Pascasarjana Universitas Jayabaya lantai 5 Gedung Universitas Jayabaya Hari Selasa, 4 Agustus 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) ini bertujuan meningkatkan literasi demokrasi serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. 


Dekan FISIP Jayabaya Drs. Denny Ramdhani, M.Si dalam sambutannya menyampaikan "Peserta pemilih itu adalah generasi Gen Z dan Generasi Millennial.  Nah tugas sekarang dari Bawaslu itu bagaimana menggerakkan para generasi-generasi ini untuk bisa lebih aktif, berpartisipasi, tidak menjadi orang apatis, ataupun menjadi golongan putih, atau tidak memilih karena alasan administrasi, ataupun alasan politik. Jadi tugas dari Bawasu adalah menjadi wasit," papar Dekan FISIP Drs. Denny Ramdhani, M.Si.

Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum.


Selanjutnya dalam sambutannya, Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum., menyampaikan pentingnya penguatan Bawaslu sebagai lembaga,  "Diharapkan Bawaslu ini sebagai sebuah penguatan lembaga di dalam sistem ketatanegaraan kita, karena dia harus bisa kuat, bisa independen, dalam menghadapi berbagai macam tantangan di dalam rangka menghasilkan sebuah pemilu yang bermutu, "tutur Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum.

Dr. H. Puadi, S.Pd., M.M.


Kemudian sambutan dari Dr. H. Puadi, S.Pd., M.M., selaku Koordinator Divisi Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu RI yang menyampaikan pentingnya partisipasi generasi muda dalam pemilu. 

"Tema yang kita angkat pada hari ini, generasi digital, demokrasi transparan, merupakan tema yang sangat relevan sekali dengan perkembangan teknologi,  perkembangan demokrasi yang berkembang pada saat ini.  Jadi kita hidup ini di era teknologi digital, bagaimana seluruh aspek itu mengubah sebuah kehidupan.  Termasuk bagaimana cara memperoleh informasi, bagaimana cara bisa berinteraksi, menyampaikan pendapat, menyampaikan aspirasi, hingga berpartisipasi dalam proses demokrasi.  Nah ini perkembangan ini menghadirkan berbagai apa yang dimaksud dengan peluang dan apa yang dimaksud dengan tantangan. Jadi ternyata peluangnya juga luar biasa, tantangannya juga luar biasa.
Kalau kita bisa lihat, di satu sisi teknologi ini memungkinkan mengakses sebuah informasi.  Nah, kemudian juga semakin cepat tentunya, bagaimana kita bisa memperluas ruang partisipasi publik, peningkatan transparansi pemilu dan sebagainya. Tapi juga di sisi lain, ini banyak berbagai ancaman dan tantangannya, " papar Dr. H. Puadi, S.Pd., M.M., dari Bawaslu.

Panel Diskusi



Sesi berikutnya adalah pemaparan Materi-materi dari para Narasumber.

Dr. Ngudi Astuti, M.Si.sedang memberikan pemaparan.

Paparan pertama bertema : "Sinergi Kampus dan Bawaslu dalam  Penguatan Demokrasi Partisipatif" oleh Dr. Ngudi Astuti, M.Si., selaku Wakil Dekan FISIP Jayabaya, yang pada intinya menyampaikan pentingnya integritas, akuntabilitas, partisipasi, transparansi dan kesetaraan sebagai fondasi demokrasi yang berkualitas.


Heroik Pratama, dari Perludem sedang memberikan pemaparannya.


- Paparan berikutnya adalah "Etika Digital dalam Kontestasi Politik: Menjaga Ruang Siber dari Ujaran Kebencian" oleh Heroik Pratama, dari Perludem yang intinya menyampaikan mengenai post truth society dan problem etik AI dalam kampanye.

- Kemudian paparan selanjutnya adalah : "Komitmen penyelenggara pemilu dalam  keterbukaan informasi publik melalui  akses pusdatin Bawaslu RI" oleh Dr. Heri Herdiawanto, M.Si. yang pada intinya menyampsikan tantangan dalam era Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.



- Selanjutnya adalah tema materi "Menelaah Integritas Pemilu di Era Siber:  Tantangan, Ancaman, dan Mitigasi" oleh Brahma Aryana S.H., dari KIPP -  Komite Independen Pemantau Pemilu, yang menyampaikan pergeseran menuju dunia maya yaitu disrupsi siber, batas demokrasi yang tak lagi terlihat. Terdapat mutasi ancaman yang nyata di era siber ini.

Seluruh paparan lengkap semua narasumber bisa disimak di video ini :

- Dan paparan "Pusat Data dan Informasi Bawaslu:  Membuka Akses, Menjamin Transparansi" oleh Dr. Endang Sulastri.

- Panel Diskusi ini dimoderatori oleh : Dr. Ambarwati, M.Si selaku Dosen Universitas Jayabaya.

Acara ini dihadiri pula oleh Dr. Bachtiar dan Moh. Sitoh Anang, selaku Tenaga Ahli Bawaslu RI, kemudian Henry Dwi Prastowo, selaku Kepala Pusat Data dan Informasi Bawaslu RI, serta Munandar Nugraha, selaku Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Acara ini juga turut dihadiri oleh para Wakil Rektor Jayabaya yaitu Dr. H. Syahid Suhandi Aziz, M.M., dan Dr. Hendra Dinata, S.H, M.H.

Melalui program ini, Bawaslu mengajak kalangan akademisi, khususnya mahasiswa, untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif di era digital. Dengan semangat "Ayo Awasi Bersama, Sukseskan Pemilu yang Berintegritas!", peserta diajak memahami pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu, sekaligus menangkal penyebaran hoaks, disinformasi, dan pelanggaran yang dapat mengganggu kualitas demokrasi.

Kegiatan tersebut menghadirkan materi mengenai literasi digital, pengawasan pemilu, partisipasi masyarakat, serta penguatan nilai-nilai demokrasi. 

Mahasiswa diberikan pemahaman bahwa generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung proses demokrasi yang transparan dan akuntabel.

Selain menjadi ajang edukasi, Bawaslu Campus Connect di Universitas Jayabaya bertema "Generasi Digital, Demokrasi Transparan, Ayo Awasi Bersama, Sukseskan pemilu yang berintegritas" ini  juga menjadi wadah dialog antara penyelenggara pemilu dengan sivitas akademika. Melalui diskusi interaktif, peserta dapat menyampaikan pandangan, gagasan, maupun kritik konstruktif mengenai pelaksanaan pengawasan pemilu di Indonesia.

Penyelenggaraan kegiatan ini di Universitas Jayabaya diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Bawaslu dan perguruan tinggi dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya melek politik dan digital, tetapi juga memiliki komitmen tinggi dalam menjaga integritas serta kualitas demokrasi Indonesia. (*)

Further Reading:
Copied 👍
mung pujanarko
mung pujanarko
Mung Pujanarko, S.Sos, M.I.Kom. Situs - situs : - Situs resmi PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia), Dewan Redaksi http://www.pewarta-indonesia.com, -http://www.penanegeri.com -http://www.indonesiamediacenter.com Instruktur Jurnalistik Organisasi PPWI, Dosen tidak tetap pada Jurusan Jurnalistik STIKOM Indonesia Maju (STIKOM-IMA) Jakarta, Dosen ASMI-IBM jakarta. Mengajar di STIAMI. Alumnus jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Negeri Jember (UNEJ), Alumnus Program Magister Jurnalistik IISIP (Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik) Jakarta. Wadek III FIKOM Universitas Jayabaya. Next >

Latest News

  • Bawaslu Campus Connect Hadir di Universitas Jayabaya, Dorong Generasi Digital ikut Wujudkan Demokrasi Transparan
  • Bawaslu Campus Connect Hadir di Universitas Jayabaya, Dorong Generasi Digital ikut Wujudkan Demokrasi Transparan
  • Bawaslu Campus Connect Hadir di Universitas Jayabaya, Dorong Generasi Digital ikut Wujudkan Demokrasi Transparan
  • Bawaslu Campus Connect Hadir di Universitas Jayabaya, Dorong Generasi Digital ikut Wujudkan Demokrasi Transparan
  • Bawaslu Campus Connect Hadir di Universitas Jayabaya, Dorong Generasi Digital ikut Wujudkan Demokrasi Transparan
  • Bawaslu Campus Connect Hadir di Universitas Jayabaya, Dorong Generasi Digital ikut Wujudkan Demokrasi Transparan

Post a Comment

Iklan
Iklan