FISIP Jayabaya gelar event Diskusi Publik "Komunikasi Digital dan Etika AI : Tantangan Menghadapi Ancaman Siber"
Jakarta || MTV.CO - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jayabaya menggelar event Diskusi Publik "Komunikasi Digital dan Etika Al: Tantangan Menghadapi Ancaman Siber".
Diskusi Publik (Public Discussion) ini merupakan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMA-HI) Fakultas IImu Sosial dan IImu Politik Universitas Jayabaya, yang dilaksanakan di Ruang Seminar I, Lantai 5, Gedung Rektorat, Kampus Universitas Jayabaya, pada Hari Rabu (10/6/2026) mulai dari pagi pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Sambutan awal disampaikan oleh Dekan FISIP Jayabaya sekaligus Ketua Panitia Public Discussion yaitu Drs. Denny Ramdhani, M.Si., yang menyatakan pentingnya ilmu yang disampaikan para narasumber dalam public discussion ini bagi para mahasiswa, "Acara ini dihadiri oleh sekitar 200 orang peserta baik secara online dan offline" papar Drs. Denny Ramdhani, M.Si.
Kemudian adalah Sambutan Rektor Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan S.H., M.Hum., yang disampaikan oleh Wakil Rektor I Jayabaya Prof. Ir. Herliati , M.T. Ph.D yang menyampaikan dukungan Universitas Jayabaya dalam Diskusi Publik dan apresiasi yang tinggi kepada segenap panitia para Mahasiswa Jayabaya yang telah bekerja mempersiapkan agenda ini.
"Transformasi Digital berkembang sangat cepat, perkembangan AI membawa perubahan yang luar biasa pada semua aspek kehidupan, AI juga memangkas waktu bekerja dengan sangat cepat, data diproses dengan cepat, namun ada ancaman juga di bidang siber, sehingga masih terjadi pencurian data," ujar Wakil Rektor I Jayabaya Prof. Ir. Herliati , M.T. Ph.D.
Selanjutnya adalah Sambutan oleh Executive Board Penerimaan Internasional, Misriyah, S.H., M.kn., yang menyampaikan pentingnya acara ini, untuk memicu kesadaran publik.
Pada kesempatan paparan Keynote speech oleh Irjen Pol. Dr. Alexander Sabar, S.I.K., M.H., Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi yang menyampaikan bahwa ancaman siber adalah isu global.
Keynote speaker selanjutnya adalah H.E. Admiral Prof. Jayanath Colombage, Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN periode 2023-2024, Guest Profesor of Sichuan University, China.
Speaker selanjutnya adalah paparan dari Dr. Kris Wijoyo Soepandji, S.H., M.P.P., Staf Khusus bidang Tata Negara Kementrian Pertahanan Republik Indonesia yang menyampaikan pentingnya makna Asta Cita dalam pertahanan negara. "Sesuai UU No 3 tahun 2002, Pertahanan negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara." tandasnya.
Pembicara selanjutnya disampaikan oleh Noor Huda Ismail, Ph.D., Visiting Fellow University S. Rajaratnam School of International Studies, Singapore, yang menyampaikan paparan "Ancaman Siber di Era Ekstremisme Digital".
Selanjutnya adalah pembicara Syafira Mardhiyah selaku Puteri Kebudayaan 2025, sekaligus sebagai Sandiman Ahli Pertama di Biro Hukum dan Komunikasi Publik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yang menyampaikan mengenai pentingnya peranan generasi muda dalam menjaga keamanan siber atau cyber security awareness.
Berikutnya adalah penyampaian dari Mr. Yosuke Nagai, Ph.D., Visiting Fellow University of Oxford, United Kingdom & Executive Director of Accept Internasional.
Diskusi Publik "Komunikasi Digital dan Etika Al: Tantangan Menghadapi Ancaman Siber" ini didukung oleh lembaga Penerimaan Internasional (Accept Internasional) serta menghadirkan para narasumber dari dalam dan luar negeri, yaitu :
- Irjen Pol. Dr. Alexander Sabar, S.I.K., M.H., Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi.
- H.E. Admiral Prof. Jayanath Colombage, Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN periode 2023-2024, Guest Profesor of Sichuan University, China.
- Dr. Kris Wijoyo Soepandji,S.H., M.P.P., Staf Khusus bidang Tata Negara Kementrian Pertahanan Republik Indonesia.
- Noor Huda Ismail, Ph.D., Visiting Fellow University S. Rajaratnam School of International Studies, Singapore.
- Syafira Mardhiyah selaku Puteri Kebudayaan 2025, sekaligus sebagai Sandiman Ahli Pertama di Biro Hukum dan Komunikasi Publik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
- Dr. Edmon Makarim, S.Kom, S.H., LL.M., Dosen Universitas Indonesia.
- Faisal Wibowo, M.I.Kom., Public Speaker.
- Ardi Sutedja, Ketua Indonesia Cyber Security Forum.
- Dr. Mohamad Ismed,SH, M.H., Dosen Magister Hukum Universitas Jayabaya.
- Farah Nur Zalfa, S.Sos., Alumni Ilmu Hubungan Internasional Universitas Jayabaya selaku Moderator.
- Yosuke Nagai, Ph.D., Visiting Fellow University of Oxford, United Kingdom & Executive Director of Accept Internasional.
Kaprodi Hubungan Internasional FISIP Jayabaya, sekaligus Kahumas Jayabaya Dr. (Cand) Laila Indriyanti Fitria, M.Si., yang juga dari lembaga Penerimaan Internasional (International Accept), mendukung penuh acara Diskusi Publik dengan kepanitiaan dari para mahasiswa HI Jayabaya ini, "Acara ini digelar secara hybrid dengan pembicara dan peserta dari dalam dan luar negeri," paparnya.
Para panitia dari unsur mahasiswa HIMAHI yakni Ketua Pelaksana Muhammad Isa, Sekretaris Meilany Yohana Siagian, Gubernur HIMA-HI FISIP Universitas, Jayabaya Della Tamade Arni G, semuanya mengungkapkan rasa syukur karena acara Diskusi Publik ini berjalan lancar, aman dan interaktif antara para narasumber dan peserta.
Universitas Jayabaya telah terakreditasi Unggul, dan sedang menerima mahasiswa baru. Kampus Jayabaya terletak di Jl Pulomas Selatan Kav. 23 Jakarta timur Telp :4700872, 4700875, 4700876, 4700877 Fax :4700893. Instagram : @universitas_jayabaya. (Red)
















Post a Comment