Janji Manis Diingkari, Pertamina PEP Rantau Field Mangkir dari Pematokan Lahan: Warga Kampung Dalam Meradang!
Aceh Tamiang, MTV.CO.ID- Kekecewaan mendalam dan amarah menyelimuti warga Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Harapan masyarakat untuk memperoleh kepastian batas tanah sirna setelah manajemen PT Pertamina EP (PEP) Rantau Field dinilai mangkir dari agenda pematokan lahan bersama.
Plt. Datok Penghulu Kampung Dalam, Syukria Ash Shiddiqy, menegaskan bahwa pihak Pertamina PEP Rantau Field seharusnya hadir melakukan pematokan batas tanah sesuai dengan agenda resmi yang telah disepakati. Namun hingga Kamis (23/07), tidak ada satu pun perwakilan dari perusahaan BUMN tersebut yang menampakkan diri di lokasi.
"Kami sudah melayangkan surat undangan resmi kepada pihak Pertamina PEP Rantau Field untuk hadir dalam agenda pemasangan patok batas tanah bersama. Kenyataan di lapangan, mereka hanya mengumbar janji. Sudah dua hari berturut-turut kami dan warga berkumpul serta menunggu di kantor Datok, tetapi mereka tetap tidak hadir," tegas Syukria dengan nada kecewa.
Sikap dingin dan terkesan tidak kooperatif dari manajemen perusahaan memicu keresahan warga setempat. Masyarakat menilai PT Pertamina EP Rantau Field tidak memiliki iktikad baik dan meremehkan Pemerintah Kampung Dalam serta hak-hak masyarakat desa.
Warga kini mendesak adanya transparansi dan langkah tegas dari pihak-pihak terkait agar sengketa pematokan batas lahan ini tidak berlarut-larut.
Menanggapi dinamika yang berkembang, Ketua Komisi III DPRK Aceh Tamiang, Maulizar Zikri, menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pengaduan resmi secara tertulis dari pihak kampung.
"Kita tunggu saja surat resmi dari Datok perihal permasalahan terkait pemasangan patok batas tanah di Kampung Dalam ini," ujar Maulizar Zikri saat dikonfirmasi awak media MTV.CO.ID.
Meski demikian, Maulizar menegaskan komitmen legislatif dalam memperjuangkan hak-hak warga.
"Prinsipnya, kami di Komisi III siap mengawal dan menindaklanjuti permasalahan masyarakat ini hingga menemukan titik terang," pungkasnya.


Post a Comment