Kongres Mahasiswa Universitas Jayabaya Digelar di Puncak guna Penguatan Organisasi Kemahasisiswaan
![]() |
| Klik gambar di gadget untuk detail lebih besar. |
Foto : Kongres Mahasiswa Universitas Jayabaya Digelar di Puncak guna Penguatan Organisasi Kemahasisiswaan
Bogor, 31 Agustus 2026 , MTV.CO.ID— Universitas Jayabaya menggelar Kongres Mahasiswa Universitas Jayabaya Periode 2026/2027 yang berlangsung mulai hari Senin, 31 Agustus hingga hari Rabu, 2 September 2026, bertempat di Asri Hotel Puncak, Jl. Raya Puncak No. 88 Km. 75, Cipayung, Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan ini diikuti oleh para mahasiswa yang tergabung dalam Senat Mahasiswa (SEMA) dan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) dari setiap fakultas di Universitas Jayabaya, serta para mahasiswa perwakilan dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Jayabaya.
Kongres mahasiswa menjadi salah satu forum penting bagi mahasiswa Universitas Jayabaya untuk melakukan evaluasi, menyampaikan aspirasi, serta membahas berbagai hal berkaitan dengan kehidupan dan organisasi kemahasiswaan. Forum ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi, demokrasi, dan sinergi antar lembaga mahasiswa di lingkungan Universitas Jayabaya.
Kegiatan Kongres Mahasiswa tersebut dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum, juga turut hadir Wakil Rektor II Dr. Drs. Syahid Suhandi Aziz, M.M., dan Wakil Rektor III Dr. Hendra Dinatha, S.H., M.H., serta hadir Dekan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya Dr. Kristiawanto, S.H., M.H., serta para Wakil Dekan III dari berbagai fakultas, serta para Dosen Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Jayabaya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran pimpinan universitas memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kongres sebagai bagian dari proses pembelajaran organisasi bagi mahasiswa. Keberadaan SEMA, BPM, dan UKM diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, menyampaikan gagasan, sekaligus menjalankan kegiatan kemahasiswaan secara bertanggung jawab.
![]() |
| Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum. |
Dalam sambutannya Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum., menyampaikan "Kepada mahasiswa juga penting, khususnya kepada pengurus yang baru nanti dari Legima dan Leksma ya, jadi ini dua komponen eksekutif dan legislatif, menurut saya ini adalah sebuah organ pemimpin mahasiswa yang bisa membuat rangkaian, menstrukturisasi pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan, mulai dari yang sulit menjadi mudah bisa dilakukan secara bersosialisasi dan secara grup untuk bisa dihadapi. Selain itu sejak mahasiswa Anda harus bisa menunjukkan kemampuan Anda proyek-proyek apa yang bisa Anda lakukan, supaya nanti mendapatkan rekomendasi untuk bisa menggapai sebuah pekerjaan yang memungkinkan buat Anda. Jadi kalau di Fakultas Hukum umpamanya kita sedang melaksanakan bahwa S1 plus itu dia setelah S1 kemudian dapat sertifikasi, jadi dia disertifikasi, umpamanya sertifikasinya itu berkaitan dengan kemampuan dan kemahlian dia membuat kontrak drafting atau legal contract," demikian antara lain papar Rektor Jayabaya.
Suasana kongres berlangsung dinamis dengan keterlibatan aktif para peserta. Para mahasiswa berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai agenda organisasi kemahasiswaan, sekaligus memperkuat komitmen untuk membangun kehidupan kemahasiswaan Universitas Jayabaya yang lebih aktif, demokratis, dan konstruktif.
Kongres yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan menghasilkan berbagai keputusan dan rekomendasi yang dapat menjadi bagian dari penguatan tata kelola organisasi kemahasiswaan Universitas Jayabaya ke depan.
Selain menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, Kongres Mahasiswa Universitas Jayabaya juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, dosen pembina, dan pimpinan universitas dalam menciptakan iklim akademik serta kemahasiswaan yang positif.
Kongres Mahasiswa Universitas Jayabaya Periode 2026/2027 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam melahirkan generasi mahasiswa yang mampu berorganisasi, berkomunikasi, menyampaikan aspirasi, serta memiliki kepemimpinan yang bertanggung jawab. (*)


.jpg)











Post a Comment