Disematkan Sabuk Cimande, Kajari Musi Rawas Dr. Ema Perkuat Semangat Pengabdian dan Keadilan


Disematkan Sabuk Cimande, Kajari Musi Rawas Dr. Ema Perkuat Semangat Pengabdian dan Keadilan. (Foto: IST)


 

MUSI RAWAS, MTV.co.id — Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Musi Rawas berlangsung penuh kebersamaan dan makna. Di bawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Dr. Ema Siti Huzaemah Achmad, peringatan tersebut tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial, pelayanan kesehatan, pelestarian budaya, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Desa Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Rabu (2/9/2026), dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng, donor darah, Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga penyematan sabuk pencak silat Cimande kepada Kajari Musi Rawas.

Suasana semakin istimewa dengan kehadiran Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud. Bersama Kajari Dr. Ema Siti Huzaemah Achmad, keduanya mengenakan pakaian khas Paguyuban Pencak Silat Cimande sebagai simbol kebersamaan sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Dalam prosesi pemotongan tumpeng, Dr. Ema Siti Huzaemah Achmad memberikan potongan tumpeng pertama kepada Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud. Momen tersebut menjadi simbol eratnya sinergi antara Kejaksaan Negeri Musi Rawas dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Bagi Kajari Musi Rawas, kebersamaan tersebut memiliki arti penting. Penegakan hukum dan penyelenggaraan pemerintahan, meski memiliki fungsi yang berbeda, tetap membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang sehat demi memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Dari Perayaan hingga Kepedulian Sosial

Tidak berhenti pada kegiatan seremoni, peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 juga diwarnai dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kejaksaan Negeri Musi Rawas menggelar donor darah dan Cek Kesehatan Gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, hingga kolesterol. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian jajaran Kejari Musi Rawas terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mempertegas bahwa kehadiran Kejaksaan tidak hanya berkaitan dengan tugas penegakan hukum.

Sebelumnya, berbagai kegiatan juga telah dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, mulai dari Kajari Cup, senam bersama, hingga kegiatan sosial dan pemeriksaan kesehatan.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat, pemerintah daerah, komunitas budaya, serta jajaran Kejaksaan Negeri Musi Rawas memperlihatkan semangat peringatan yang dikemas secara lebih humanis dan inklusif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Musi Rawas drg. Hj. Maya Kesuma Surya Putri, MARS, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Ir. Alawiyah, ST., MM., Ketua Paguyuban Pasundan Musi Rawas Deden, Ketua DPC ABPEDNAS Meliyanti, SKM., MKM., Sekretaris Kecamatan Santi Okatarina, SE., M.Si., jajaran Kejaksaan Negeri Musi Rawas, serta sejumlah undangan lainnya.

Disematkan Sabuk Cimande, Kajari Dr. Ema: “Saya Tambah Berani”

Salah satu momen yang paling menarik dalam peringatan tersebut adalah prosesi penyematan sabuk pencak silat Cimande kepada Kajari Musi Rawas Dr. Ema Siti Huzaemah Achmad.

Prosesi yang dirangkaikan dengan penampilan seni budaya Sunda tersebut memberikan nuansa tersendiri dalam peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81. Kajari Dr. Ema pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kebersamaan yang terjalin dengan Paguyuban Pasundan Musi Rawas.

Ia mengaku bersyukur karena selama menjalankan tugas di Musi Rawas, dirinya dapat merasakan kuatnya semangat persaudaraan di tengah masyarakat, termasuk komunitas masyarakat Sunda yang turut menjadi bagian dari kehidupan sosial di daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dr. Ema juga menerima atribut “Jawara”, sebuah istilah dalam budaya Sunda yang merujuk kepada sosok pendekar, orang yang kuat, dan berani.

Bagi Dr. Ema, penyematan atribut tersebut bukan sekadar simbol budaya. Lebih dari itu, terdapat pesan moral yang ingin dibawanya dalam menjalankan amanah sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas.

“Dengan sudah disematkan sabuk silat Cimande, saya tambah berani,” ujar Dr. Ema Siti Huzaemah Achmad.

Keberanian tersebut, menurutnya, harus tetap berjalan beriringan dengan sikap kooperatif, objektif, dan menjunjung tinggi keadilan.

“Mudah-mudahan dalam menjalankan tugas-tugas saya lebih kooperatif dan lebih adil seperti Dewi Keadilan,” tegasnya.

Kajari Tegaskan Komitmen Tuntaskan Perkara Tertunda

Dalam peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 tersebut, Dr. Ema Siti Huzaemah Achmad juga menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan perkara-perkara yang masih tertunda.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa semangat keberanian yang terkandung dalam simbol Jawara Cimande akan diterjemahkan ke dalam tanggung jawab nyata dalam menjalankan tugas kelembagaan.

Bagi Kajari Musi Rawas, keberanian dalam penegakan hukum tidak hanya berarti ketegasan dalam menghadapi persoalan. Keberanian juga harus diwujudkan dalam kemampuan mengambil sikap secara objektif, bekerja berdasarkan prosedur, menghormati hukum, serta memastikan setiap penanganan perkara dapat dipertanggungjawabkan.

Dr. Ema berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus terpelihara bersama Paguyuban Pasundan Musi Rawas dengan berpegang pada semboyan “Pengkuh Agamana, Luhung Elmuna, Jembar Budayana”.

Nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan semangat saling asah, saling asih, dan saling asuh yang penting untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Sinergi dan Transparansi

Sementara itu, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri Musi Rawas dalam memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81.

Ia juga berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan Kejaksaan Negeri Musi Rawas dapat terus diperkuat, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang semakin optimal.

Bupati turut menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan tugas, termasuk dalam penanganan berbagai perkara yang menjadi kewenangan institusi penegak hukum.

Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 di Musi Rawas pun menjadi lebih dari sekadar perayaan pertambahan usia sebuah institusi. Di bawah kepemimpinan Kajari Dr. Ema Siti Huzaemah Achmad, momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pengabdian, kepedulian sosial, kebersamaan, serta komitmen terhadap keberanian dan keadilan.

Melalui kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pelestarian budaya, dan penguatan sinergi lintas sektor, Kejaksaan Negeri Musi Rawas berupaya menunjukkan wajah institusi penegak hukum yang hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Pada akhirnya, pesan yang mengemuka dari peringatan tersebut adalah bahwa keberanian harus berjalan bersama keadilan, sinergi harus diwujudkan melalui kerja nyata, dan kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui profesionalitas, transparansi, serta pengabdian yang konsisten kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Muzer)

Further Reading:
Copied 👍

Latest News

  • Disematkan Sabuk Cimande, Kajari Musi Rawas Dr. Ema Perkuat Semangat Pengabdian dan Keadilan
  • Disematkan Sabuk Cimande, Kajari Musi Rawas Dr. Ema Perkuat Semangat Pengabdian dan Keadilan
  • Disematkan Sabuk Cimande, Kajari Musi Rawas Dr. Ema Perkuat Semangat Pengabdian dan Keadilan
  • Disematkan Sabuk Cimande, Kajari Musi Rawas Dr. Ema Perkuat Semangat Pengabdian dan Keadilan
  • Disematkan Sabuk Cimande, Kajari Musi Rawas Dr. Ema Perkuat Semangat Pengabdian dan Keadilan
  • Disematkan Sabuk Cimande, Kajari Musi Rawas Dr. Ema Perkuat Semangat Pengabdian dan Keadilan

Post a Comment